Hola
minnasan!
Kali
ini gua akan bahas anime Kanata no astra part 2 nih, soalnya kalo satu part
doang pasti panjang bet dan bakalan bosen soalnya materinya mayan berat J
Refresh otak dulu yok gann dengan
pict di bawah ini :v
Note : pict hanya pemanis
sumber : crowsworldofanime.com
Nah, di
postingan yang lalu kan gua udah ngebahas soal mereka yang tersesat di alam
semesta lain hingga ke terhisap ke dalam lubang yang muncul tiba-tiba dan
dicurigai sebagai wormhole (emang wormhole sih, nanti dijelasin sama karakter
baru menjelang episode terakhir) *yah spoilerrr
Selain
ngomongin soal wormhole, ada hal yang ga boleh ketinggalan yang harus kita
bahas di review kali ini, yaitu tentang pesawat luar angkasa Astra yang bisa
bergerak lebih dari kecepatan cahaya gaes. Kalau yang udah nonton sih pasti
nyimak saat si Zack, salah satu karakter yang paling jenius diantara
kawan-kawannya mengatakan kalau mereka bisa sampai ke planet Astra karena
pesawat yang mereka tumpangi bisa melesat secepat itu sehingga, sekitar waktu 3
bulan (kalau tidak salah *cmiiw) mereka bisa tiba ke planet Astra dengan syarat
melewati planet-planet tetangga yang jaraknya sangattt jauhh.
Melebihi kecepatan
cahaya? Emangnya bisaa? Inget ya, di anime atau film science fiction itu
bisa-bisa ajaa gann :v
Kecepatan
cahaya itu apa sih? Cahaya itu ternyata gerak lho gaes, dan punya nilai juga. Kecepatan
cahaya atau biasa diberi lambang c punya nilai sebesar 3 x 108 m/s
atau sekitar 300.000 km/jam. Gilaa cepet bet kann? Jadi maksudnya cahaya itu
dapat menempuh jarak sekitar 300 juta meter dalam waktu satu detik atau 300
ribu kilometer dalam waktu satu jam. Kok bisa? Apakah ada sesuatu di alam
semesta ini yang dapat bergerak lebih dari kecepatan cahaya? Ada kok, yaa
pesawatnya Zack dkk wkwkkw *just kidding mamanks
Usut punya
usut, ternyata ada partikel tak bermassa yang bisa bergerak lebih cepat dari
cahaya, dia adalah tachyon. Tapi gaess, partikel itu sifatnya masih hipotetik dan belum bisa dibuktikan keberadaannya… huh lagi-lagi deh -_-
Untuk melaju
secepat itu, apakah butuh syarat? Tentu saja. Syaratnya adalah dia tak boleh
memiliki massa seperti halnya foton (partikel cahaya disebut foton). Yapss,
foton itu partikel cahaya yang tidak memiliki massa sehingga bisa bergerak
secepat itu. Lalu, logikanya pesawat Zack dkk kan pasti punya massa? Kenapa
bisa bergerak secepat cahaya? Katanya
tadi gabisa?
Logikanya
tidak bisa, kenapa? Karena pesawat Zack dkk melanggar teori relativitas khusus
babeh Einstein. Buseet postingan sebelumnya dah bahas yang umum, sekarang yang
khusus cuii. Sebenarnya, berapa sih teori relativitasnya babeh Einstein? Tenang
aja, untuk relativitas cuma dua kok, yang khusus sama yang umum.
Jadi di dalam
teori relativitas khusus Einstein terdapat 2 postulat yang intinya adalah hukum
fisika itu berlaku untuk semua kerangka acuan inersial dan kecepatan cahaya
dalam ruang hampa bernilai 3 x 108 m/ adalah konstan untuk semua
pengamat yang berada dalam kerangka acuan yang lembam. Akibat dari dua postulat
itu ialah sebuah benda yang bergerak mendekati kecepatan cahaya akan mengalami gejala relativistik yang berupa kontraksi
panjang, dilatasi waktu, relativitas massa dan kecepatan serta relativitas
massa dan energi. Sedangkan dalam kasus ini, pesawat antariksa Zack dkk
bergerak dengan kecepatan melebihi kecepatan cahaya. Wahh, apa dampaknya nih
min?? Mari kita tinjau dengan salah satu aspek dari keempat aspek tersebut,
yaitu relativitas massa dan energi.
Jika sebuah benda bermassa bergerak melebihi kecepatan cahaya, massa pesawat Zack akan mencapai tak terhingga dan
kemudian pesawat antariksa beserta isinya akan hancur dalam waktu yang sangat
singkat, wushhh!
Gimana? Serem kan
ya? Oleh karena itu, hingga sampai sekarang ini, para ilmuan masih memikirkan
bagaimana membuat teknologi yang bisa bergerak medekati kecepatan cahaya, namun
apa daya konsekuensi gejala relativistik tidak dapat kita hindari.
Jadi gaess,
begitulah review kita kali ini. Kesimpulannya, jika pesawat Zack dkk bergerak
dengan kecepatan melebihi c, maka mereka akan hancur dan tidak dapat kembali ke
planet Astra :’( tapi author berkata lain gaiss :) mereka tetap selamat dan melakukan perjalanan
untuk kembali ke planet Astra asyiquee :v
Nah jadi itulah part 2 anime Kanata no
astra dari aspek fisikanya. Kritik dan sarannya douzo di kolom komen :)
Arigatou gozaimashita, mata neee!!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar